Rossi Guyon Soal Susahnya Knee Down di Jaman Dulu

Valentino RossiDi MotoGP 2015, Valentino Rossi jadi pebalap paling tua. Namanya paling tua, tentu punya pengalaman hidup yang lebih banyak [walau ada juga yang muda punya lebih banyak pengalaman].

Rossi sudah mengantongi 7 gelar juara dunia di kelas premier. Dia balapan sejak MotoGP masih menggunakan mesin 500cc 2 tak, lalu beralih ke mesin 4 tak 990cc, lalu turun kapasitas jadi 800cc dan kini pakai mesin 1000cc. Nggak cuma itu, Rossi juga pernah nyicip beberapa motor dari tiga brand berbeda, Honda, Yamaha Ducati dan kini kembali ke Yamaha. Read more of this post

Pantai Tanjung Lesung

Tanjung Lesung 9

Di akhir 2014 lalu, gw sempat menyambangi pantai Ciantir Sawarna di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Banten. Dan kini gw kembali menyambangi pantai lain di kawasan Banten, yaitu Tanjung Lesung. Read more of this post

Ngetes Kamera Smart Phone LG Nexus 5, Alternatif Pengganti DSLR

Foto Nexus 5 7

Salah satu yang menarik dari smart phone LG Nexus 5 ini adalah fitur kamera nya. Dengan sistem operasi Android KitKat 4.4 [Tapi sekarang sudah gw upgrade ke Android Lollipop], Nexus 5 menawarkan kamera 8 MP dengan Optical Image Stabilization dan LED Flash. Sementara kamera depannya, berukuran 1,3 MP dan kamera perekam video 1080p 30 fps.

Foto Nexus 5 8

Di sisi lain, Nexus 5 juga memberikan opsi pengambilan gambar, misal Photo Sphere untuk men-capture gambar lebih luas. Lalu ada juga panorama untuk menghasilkan pengambilan gambar luas ke sisi samping.

Yang menarik adalah fitur Lens Blur. Gambar yang dihasilkan fitur ini memberikan efek bokeh yang keren dan nggak kalah dengan hasil jepretan DSLR.

Foto-foto yang gw unggah ini adalah hasil jepretan pakai kamera Nexus 5. Lumayan buat gantikan DSLR di saat-saat tertentu.

Spek Nexus 5

  • Layar 5 inci Full HD 1080p (445 ppi)
  • Chip Qualcomm Snapdragon 800 quadcore 2,3GHz, GPU Adreno 330
  • RAM 2GB, storage 16GB
  • Kamera 8MP dengan Optical Image Stabilization dan LED flash, perekam video 1080p 30fps, kamera depan 1,3MP
  • Android 4.4 KitKat
  • Baterai 2300mAh

Dengan spek seperti itu, waja

Buntu

Huff… Entah sudah berapa lama gw nggak nulis di sini. Biasalah, malesnya kambuhh..

Sebelum gw buka blog ini, segudang cerita yang ada di otak gw mau tulis di sini. Tapi saat CMS nya terbuka, tetiba otak buntu. Blank.. Hilang semua ide yang ada di kepala gw. Tapi gw harus nulis biar jari dan otak gw bisa refreshing lagi.

Bukankah kata para penulis hebat, cara tepat untuk jadi penulis hebat adalah dengan menulis. Menulis apa aja, yang penting judulnya nulis.

Makanya gw nulis ini. Nggak mutu.? Iya memang nggak mutu. Tapi menurut jari dan otak gw, langkah yang gw ambil ini sangat bermutu dan bermanfaat buat mereka berdua. hehehee.

Terimakasih buat yang sudah mampir ke blog ini dan Sorry kalau kalian nemu dan baca tulisan sampah ini..

Setahun gw jadi Mualaf

Ar-rahman (1) ‘Allamal quraan (2) Khalaqa-insaan (3) ‘Allamahul bayaan (4)………

Dari meja kerja gw terdengar suara orang membaca Surah Ar Rahman. Gw tahu, suara itu dari chanel Youtube atau play list di laptop seseorang. Karena di kantor gw nggak ada cowok yang punya suara semerdu itu.

Konsentrasi gw saat bikin presentasi untuk materi meeting pun terpecah. Jari-jari gw pun akhirnya meninggalkan key board.

Gw sandarkan badan gw di kursi dengan posisi wajah menghadap ke langit-langir kantor. Jari jemari yang saling bersilangan bertemu menjadi satu menopang berat kepala gw yang mulai berasa cenat-cenut. Suara orang ngaji itu semakin jelas dan gw semakin menikmatinya. Read more of this post

Bermain Matahari Di Pantai Sawarna

Sudah lama nggak ninggalin jejak di Blog ini. 

Sekarang pas mampir, tapi lagi males nunis kata-kata yang panjang dan lebar. Yasuds, posting beberapa foto saat main-main ke Pantai Sawarna aja deh..

 

Sponsori Pebalap Indonesia Go Internasional, Cuma Rp 10 Ribu Perak, Bro..

Rp 10.000Sebenarnya rada miris juga baca berita tentang Doni Tata yang sedang menunggu datangnya orang/brand/perusahaan yang mau jadi sponsornya untuk kembali berkiprah ke Moto2. Itu artinya ada pebalap Indonesia yang memang sangat-sangat ingin berlaga di sana untuk membuktikan bahwa Indonesia Bisa.

Entah alasan apa tak ada yang mau sponsori Doni mentas lagi di Moto2. Apakah performa Doni kurang ciamik atau alasan financial karena biaya ke balapan prototype itu emang mahal bangeudd.

Melihat kasus Doni di balik masalah sponsorship, ataupun masalah biaya pembibitan pebalap muda Indonesia biar bisa mentas di kancah balap dunia, ane jadi berandai-andai dan sepertinya masuk akal dan sangat masuk akal. Cukup dengan Rp 10 ribu perak saja, maka pebalap Indonesia sudah bisa mentas di ajang balap internasional. Atau dengan Rp 10 rebu perak, Indonesia akan punya sekolah balap sekelas VR|46 Riders Academy. Read more of this post

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,151 other followers