1DS, Tempat Perawatan dan Perbaikan Apparel Branded

img-20160831-wa0017Hobi jadi profesi. Pasti banyak banget dari kalian yang pengen jadiin hobi sebagai ladang rejeki. Soalnya nih, rasanya bukan kayak kerja pada umumnya, mungkin rasanya seperti main yang dibayar.

Seperti pemuda kelahiran Jakarta,  2 Agustus 1981 yang punya nama lengkap Aditya Wahyu Utama ini. Selain hobi main motor, lelaki yang kerap dipanggil Bang WU ini juga hobi membeli, mengkoleksi dan merawat helm.

Read more of this post

RelaxVenture: Orang Bilang Itu Jalan Buntu, Bagi Kami Itu Jalan Baru

Gilamotor-RelaxVenture-Ujung-Kulon-6

Malam semakin meninggi, angin perlahan menembus celah dedaunan. 4 unit motor yang akan kami tunggangi sudah berbaris dengan segala muatan logistik untuk touring RelaxVenture Ujung Kulon.

Cuaca malam itu cerah dengan suhu cukup rendah setelah hujan mengguyur Jakarta di sore hari. Tepat pukul 21.30 wib, kami bergerak meninggalkan markas Jakarta menuju Ujung Kulon melalui jalur Jl. Gatot Soebroto, Daan Mogot, Tangerang, Banten.

Read more of this post

Cepat Sembuh, Sayang – 2013

Suhu badannya meninggi, gemetar, tangannya mendekap berusaha menghangatkan diri. Tubuhnya yang semakin kurus meringkuk mengusir rasa dingin yang mencengkeram, meski cuaca di luar sedang panas panasnya.

Aku hanya bisa menutupi tubuhnya dengan selimut tebal dan tumpukan bantal, agar hawa dingin yang ia rasa segera sirna. Aku tak tahu sedingin apa, tapi dari gemetar tubuhnya, mungkin seperti di puncak semeru tanpa jaket dan sepatu.

Sesekali ku peluk tubuhnya yang panas hingga tubuhku berkeringat. Aku yakin, hawa tubuh yang ku salurkan bekerja lebih baik dari tumpukan selimut dan bantal. “Sayang, kamu baik-baik saja..?” tanya ku dengan nada datar. Read more of this post

Cinta Di Pesan Singkat – 2003

“Beeb.. Beeb..” Sura khas nada dering pesan singkat Nokia berpadu dengan getar. Air di dalam gelas bergelombang kecil terimbas getar yang tersalur melalui daging meja kayu di sudut kamar ku. Tak ada lagi yang diharap kecuali suaranya yang di konversikan dalam bentuk tulisan.

Aku selalu menunggu handphone ku berdiring dan aku selalu ingin dering itu bersal dari hubungan handphone gadis di seberang sana yang tersambung oleh ikatan tak kasat mata.

Setiap kata yang dikirim adalah surga. Tampa ada rasa namun mampu membuat hati jadi ceria. Meski mata terasa lelah, namun nggan untuk beranjak ke lain dunia demi sepenggal kata. Kadang kami hanya bicara melalui kata-kata yang dibatasi jumlahnya. Mengolah 144 karakter agar menjadi sebuah kalimat yang bisa dipahami masksudnya kadang tidaklah mudah. Tapi karena cinta, tanpa disadari hal itu jadi seperti keahlian yang datang tiba-tiba.

Tak terasa, 1 tahun aku hanya mengenalnya lewat suara dan kata dalam pesan singkat. Aku tak tahu bagaimana rupa wajahnya, namun hati ku seperti mengenalnya lebih dari aku mengenal sahabat dekat ku. Aku jatuh cinta saat pertama mendengar suaranya di sebuah ruang 1×1 meter. Setiap suara yang ku keluarkan, aku harus membayar dalam bentuk rupiah yang terpampang di hadapan ku. Kotak kecil berukuran 10×30 cm pembungkus lampu LED 7 Segment, terus saja mencatat jumlah rupiah yang harus aku bayar sejak pertama dia mengangkat telpon dari ku. Dari Kamar Bicara Umum [KBU] 1×1 meter itu, cinta kami mulai tumbuh.

Kami terus saja behubungan melalui suara tampa pernah berjumpa. Pesan singkat memupuk rasa dalam hati menjadi cinta sejati meski aku tak tahu bagaimana rupa gadis yang aku ajak bicara di ujung sana.

Hingga satu masa aku mengajaknya berjumpa di akhir pakan awal bulan Oktober 2004. Bulan dimana jadi hari pertama ku memiliki uang dari hasil jerih payah ku sendiri. Jumlahnya memang tak besar, tapi cukuplah untuk seporsi Pizza dan dua segelas Coca-cola.

Aku belum pernah melihat wajahnya bahkan dari selembar foto. Pun demikian dengan dia, tak pernah tau bagaimana rupa dan wujud ku. Tapi kami saling jatuh cinta hanya melalui suara dan kata yang dikonversi menjadi aksara.

Rossi Guyon Soal Susahnya Knee Down di Jaman Dulu

Valentino RossiDi MotoGP 2015, Valentino Rossi jadi pebalap paling tua. Namanya paling tua, tentu punya pengalaman hidup yang lebih banyak [walau ada juga yang muda punya lebih banyak pengalaman].

Rossi sudah mengantongi 7 gelar juara dunia di kelas premier. Dia balapan sejak MotoGP masih menggunakan mesin 500cc 2 tak, lalu beralih ke mesin 4 tak 990cc, lalu turun kapasitas jadi 800cc dan kini pakai mesin 1000cc. Nggak cuma itu, Rossi juga pernah nyicip beberapa motor dari tiga brand berbeda, Honda, Yamaha Ducati dan kini kembali ke Yamaha. Read more of this post

Pantai Tanjung Lesung

Tanjung Lesung 9

Di akhir 2014 lalu, gw sempat menyambangi pantai Ciantir Sawarna di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Banten. Dan kini gw kembali menyambangi pantai lain di kawasan Banten, yaitu Tanjung Lesung. Read more of this post

Ngetes Kamera Smart Phone LG Nexus 5, Alternatif Pengganti DSLR

Foto Nexus 5 7

Salah satu yang menarik dari smart phone LG Nexus 5 ini adalah fitur kamera nya. Dengan sistem operasi Android KitKat 4.4 [Tapi sekarang sudah gw upgrade ke Android Lollipop], Nexus 5 menawarkan kamera 8 MP dengan Optical Image Stabilization dan LED Flash. Sementara kamera depannya, berukuran 1,3 MP dan kamera perekam video 1080p 30 fps.

Foto Nexus 5 8

Di sisi lain, Nexus 5 juga memberikan opsi pengambilan gambar, misal Photo Sphere untuk men-capture gambar lebih luas. Lalu ada juga panorama untuk menghasilkan pengambilan gambar luas ke sisi samping.

Yang menarik adalah fitur Lens Blur. Gambar yang dihasilkan fitur ini memberikan efek bokeh yang keren dan nggak kalah dengan hasil jepretan DSLR.

Foto-foto yang gw unggah ini adalah hasil jepretan pakai kamera Nexus 5. Lumayan buat gantikan DSLR di saat-saat tertentu.

Spek Nexus 5

  • Layar 5 inci Full HD 1080p (445 ppi)
  • Chip Qualcomm Snapdragon 800 quadcore 2,3GHz, GPU Adreno 330
  • RAM 2GB, storage 16GB
  • Kamera 8MP dengan Optical Image Stabilization dan LED flash, perekam video 1080p 30fps, kamera depan 1,3MP
  • Android 4.4 KitKat
  • Baterai 2300mAh

Dengan spek seperti itu, waja