Revolusi SNI

Seberapa jauh penerapan dan peraturan penggunaan helm ber-embos SNI diterapkan? Jawabannya memang masih meragukan. Pasalnya antara ketegasan penegak hukum yang dipandang sebagian masyarakat masih bisa nego dilapangan untuk urusan tilang. Selain itu kesadaran para pengendara motor yang masih menganggap sepele urusan helm SNI.

Hal ini pun menjadi bahan perbincangan di forum wartawan otomotif Indonesia yang tergabung dalam FORWOT.

Dalam kutipan detikoto.com mengatakan bahwa sekitar 50juta unit helm akan terbuang sia-sia karena tak berlebel SNI. Sementara salah satu anggota FORWOT menanggapi kutipan Detikoto.com bahwa itu adalah Revolusi. Dalam revolusi harus ada yang dikorbankan.

Revolusi. Ya.. Dalam sebuah revolusi memang harus ada yang dikorbankan. Terima atau tidak, revolusi itu harus tetap dijalankan. Yang menjadi korban kekejaman revolusi harus siap dan berlapang dada serta mencari solusi sendiri atas dertita itu.

Lantas apakah revolusi ini akan menciptakan hal baru terutama untuk urusan pengurangan tingkat kecelakaan lalulintas yang mayoritas adalah pengendara motor.? Dan sudah sepantasnya lah Revolusi tak dinodai oleh kalangan-kalangan tertentu yang memanfaatkan kondisi ini untuk mencari kuntungan pribadi yang mengatasnamakan hukum dan undang-undang No.22 tahun 2009.

Secara bisnis, kewajiban helm ber-embos SNI memang menguntungkan bagi produsen helm dalam negeri. Karena secara langsung sebelum wajib SNI diberlakukan pada 1 April 2010 kemarin, produk mereka telah lulus uji SNI dan memiliki standar SNI yang ditandai dengan lebel atau emboss SNI. Saat wajib SNI diberlakukan, sudah pasti produk merekalah yang jadi sasaran para konsumen.

Lantas bagaimana nasib kalangan Importir Umum yang juga menjual helm tanpa emboss SNI dengan kualitas dan harga jauh diatas helm dalam negeri? Dan bagaimana nasib para pengendara yang telah membeli helm-helm tersbut? Jawabannya adalah Revolusi. Mereka inilah yang menjadi korban dalam revolusi tersebut.

Namun akankah revolusi yang telah banyak menelan kerugian dari berbagai kalangan dapat mengentaskan atau paling tidak mengurangi jumlah kecelakaan dan korban tewas akibat kecelakaan? Semoga Saja.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: