Tuhan.. Biarkan Sahabat Kami Tersenyum Kembali

#LovelyFika With Baby Haira

Hari itu, Sabtu 21 Agustus 2010 ketika matahari seolah setengah hati menghangatkan bumi, mengantarkan langkah ku menuju kantor menunggu rekan kerja untuk berangkat ke Surabaya.

Sambil menunggu Chandra dan Tuhu Nugraha tiba di kantor, aku sempatkan mamantau pengunjung web dan lalu lintas twitter di timeline ku.

Sontak aku dibuat shock dan setengah tak percaya saat membaca twit @imamsuyono : Sahabat kami @fikaoemardi, istri @muhadkly, kena serangan stroke. Skrg dirawat di RSCM. Mohon doa dr rekan2 utk kesembuhannya.. Terima kasih Sat Aug 21 2010 08:24:24

Bagaimana tidak, sehari sebelumnya sebelum aku pergi untuk memenuhi undangan liputan sebuah brand motor di kawasan Ampera, Jakarta Selatan jam 15.00 wib, kami sempat ngobrol meski tak banyak topik yang kami bicarakan.

Saat itu tak sedikitpun telihat bahwa dirinya sedang menderita sebuah penyakit atau bahkan menahan sakit sekalipun. Wajahnya seperti hari-hari biasanya yang selalu tersenyum dan senang menjaga dan bermain dengan anak kecil, Kenken dan Baby Haira.

Setengah rasa tak percaya atas apa yang tengah dialaminya, aku coba menerlusuri twit demi twit rekan-rekan ku atas berita itu. Sementara Tuhu dan Chandra yang juga seolah tak percaya dengan kabar itu berusaha mencari tahu dengan menelpon beberapa rekan kerja tentang penyakit yang menyerangnya.

Sepanjang perjalanan menuju bandara bahkan hingga tiba di Surabaya, percakapan kami bertiga tak henti-hentinya membicarakan masalah penyakit yang dideritanya. Dalam hati aku hanya bisa berdoa semoga hal buruk tak menghampiri dan mendoakan kesembuhanya.

Mungkin hal yang sama juga dilakukan oleh Tuhu dan Chandra. Mendoakan kesembuhan sahabat kami tercinta, Rosfika Oemardi.

Selama di Surabaya, aktivitas kami bertiga jadi lebih sering memantau time line twitter untuk mengetahui perkembangannya. Kabar terkahir yang kami dapat saat menginjakkan kaki di kamar hotel bahwa sejak jam 2 malam hingga jam 3 sore itu dia koma dan belum sadarkan diri.

Melalui jejaring Twitter, seluruh rekan kantor saling mencari dan memberi informasi tentang perkembangan penyembuhannya. Hingga akhirnya tercetus hastag #LovelyFika sebagai dukungan dan doa untuk kesembuhannya dan dukungan kepada suaminya,@muhadkly Acho.

Sekembali dari Surabaya, Senin 23 Agustus 2010, kami langsung mengatur waktu untuk menjenguknya ke RSCM.

Speechless… Melihat kondisinya terbaring di ruang perawatan intensif dengan mesin besar dan beberapa selang di mulut dan tubuhnya.

Dirinya menderita serangan stroke hingga membuat pembuluh darah di pangkal otaknya pecah. Kendati kabar yang kami terima bahwa proses penyembuhannya itu sangat sulit, tapi kami dan seluruh orang-orang yang mencintainya khususnya sang Suami, Acho, dan keluarganya, tetap optimis serta tak henti-hentinya melantumkan doa untuk kesembuhanya.

Rabu, 18 Agustus 2010 sebelum kejadian itu menghancurkan hati orang-orang yang mencintainya, masih terngiang jelas di telingaku betapa saat itu dia menginginkan makan ikan pepes. Aku coba tawarkan Bandeng Pepes Presto buatan orang tua ku yang kebetulan berjualan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Sayang, aku selalu lupa membawakannya dan pada Jum’at 20 Agustus 2010 dia menagih janji ku untuk membawakannya bandeng pepes presto.

Fika : TJ mana pepesnya?

Aku : Astaghfirullah, aku lupa Fik, Sory yah.. Senin aku bawaain deh.

Fika : Ahh TJ mah lupa mulu dari kemaren.

Aku : Iya, Sory, soalnya aku pulang liputannya malem mulu dan lupa untuk mampir ke rumah nyokap. Senin yah,

Fika : Maunya sekarang, pengen makan pepes nih.

Aku : Janji deh, senin aku bawain. Gratiss deh gak usah bayar.

Fika : Gak butuh gratis, maunya ada pepesnya sekarang.

Aku : Iya, janji Senin di bawaain dua, bandeng sama emas pepes presto.

Fika : Maunya sekarang.

Aku : Sekarang gak bisa, Senin deh,, Soalnya aku mau liputan sekarang.

Tanpa ada jawaban dari Fika, aku pergi meninggalkan kantor menuju kawasan Ampera Jakarta Selatan untuk liputan peluncuran produk otomotif.

Tanpa ada pikiran aneh, aku katakan pada istri ku untuk membawakan pesanan itu saat aku kembali dari Surabaya. Karena kebetulan selama aku di Surabaya, Istri dan anak ku tinggal bersama orang tua ku di Kalibata.

Itulah percakapan terakhir ku dengan sahabat tercinta yang kini tergolek tak sadarkan diri diruang dingin dengan alat bantu untuk pernapasan dan entah untuk apa lagi.

Empat hari sudah dia terbaring tak sadarkan diri. Kecerian, canda tawa dan guyonan yang kini hilang sementara, membuat seluruh orang yang mencintainya merasa kehilangan.

Tuhan, Sembuhkanlah dia, pulihkanlah dia, kembalikan kecerian dan senyuman itu kembali menghiasi wajahnya. Kembalikan kebahagian dirinya dan keluarga tercintanya dan biarkan bersatu dalam nuansa indah Ramadhan ini.

Satu kalimat mulia yang terucap dari bibirnya sebelum dia terbaring di RSCM hingga saat ini adalah, Dia yakin akan menyelesaikan tugasnya sebagai umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa sebulan penuh tanpa ada kekalahan satu pun.

Tuhan, Biarkan Sahabat Kami Tersenyum Kembali.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

11 Responses to Tuhan.. Biarkan Sahabat Kami Tersenyum Kembali

  1. calandrea says:

    Amiin, ya Robbal ‘alamin. Ya Allah kabulkanlah doa kami.
    Jay.. loe bikin gw mewek lg hari ini. T.T

  2. meidina says:

    satu hal yg bisa kita ambil dr hal ini adalah, selalu berusaha menyenangkan hati orang lain selagi hidup, tanpa memandang siapa pun orangnya. krn jk orang itu tiada, kita akan sangat kehilangan🙂

  3. dewi says:

    Amin Ya Robbal Allamin… Semoga Allah memberikan berkah di balik cobaan di bulan Ramadhan ini. .#lovelyfika

  4. Cesar says:

    Teteh pasti bangun jay.. Semalem gw akhirnya bisa lihat teteh, biarpun terbaring tak berdaya tapi gw bisa lihat teh fika kasih respon.. Gw yakin teteh bisa lihat kita..

    Beliau masih berjuang keras untuk sadar dari tidurnya.. So, kita juga… ga boleh menyerah..

    She’s always in my every single pray..

    Bangun ya teh..

    We miss u..

  5. mutyaArum says:

    Dear teteh..

    Aku sangat ingin besuk teteh, dan liat respon teteh saat diajak ngobrol.. iri rasanya pas tau ada oranglain yg bs ngobrol dan teteh ngerespon dgn ngeluarin air mata & gerakan..

    Tapi selain itu, aku lebih ingin liat teteh bangun..kita main lagi sama Haira..foto2 sama om Jay, dan aku tetep jadi badutnya biar Haira ketawa..

    Teteh mau kan, kita maen bareng2 lagi sama Haira?
    Ayo teh..bangun.. Kita semua kangen teteh.. bahkan org yg ga kenal teteh pun jd pgn ketemu dan doain teteh supaya cepet siuman..

    I’ll be there tomorrow..smoga respon buatku nggak cuma kedipan, air mata, atau senyum.. aku pengen bener2 bs ngobrol sama teteh..

    Kabulkan Ya Rabb.. Amin..

  6. enji says:

    TJ… teteh pasti sembuh..

    teteh harus kuat yaa… kan teteh janji mau sama2 beli baju lebaran..
    kita juga mau liburan bareng.. mau buka puasa bareng..
    teteh terus berusaha yaa…
    enji sayang teteh…
    miss u teh #lovelyfika

  7. Nanto says:

    tEtEh pasti sadar & bangun dari tidur panjangnya ko bang…….!!!! aku yakin itu. tEtEh pasti kangen sama haira, kangen sama kEn2. tEtEh juga pasti kangen sama kita. ada yang kurang di kantor, kantor jadi sepi tanpa canda tawa tEtEh. aku kangen canda tawa tEtEh. aku kangen manjanya tEtEh…….!!!! cepet sembuh ya tEh…..!! we miss U tEh………

  8. rika says:

    amien ya robbal alamin….
    teteh sayang bangun yaaa…. biar kuat ya teh, terus berjuang untuk kembali senyum….

  9. Taufik says:

    Syafakallahu

    Ya Allah Terimalah doa doa kami yang sedang berpuasa ini . .. amiiin

  10. weddingbogor says:

    amiiin…Fika cepet sembuh yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: