Seberapa Jauh Twitter Berperan Kurangi Angka Kriminalitas

Tak bisa dipungkiri, pemanfaatan twitter kini bukan hanya sekedar jejaring pertemanan yang isinya hanya curhat, obrolan atau penyebaran informasi dari media online. Seiring kesadaran pemahaman fungsi dan manfaat jejaring sosial ini, para pemilik brand pun mulai meliriknya sebagai salah satu dari sekian media promosi yang patut dan harus dimasukkan di halaman pertama list media promosinya.
Coba perhatikan,  seperti pada artikel beberapa lalu yang berjudul “Indonesia Sumbang 12% Kicauan Twitter Dunia,” pada akhir September 2010 lalu tercatat bahwa jejaring informasi global ini berhasil menjaring lebih dari 145 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Sebuah angka yang fantastis, bukan?
Setiap hari, jutaan informasi yang terbungkus dalam 140 karakter bertebaran di sekitar kita. Dan mungkin ratusan atau bahkan ribuan informasi itu penyumbangnya adalah Anda. Data pada September 2010 silam menunjukkan, 90 juta tweet bertebaran setiap harinya dan saat ini mungkin telah mencapai 100 juta tweet tiap hari.
Anda bisa bayangkan, bukankah ini sebuah peluang yang sangat luar bisa sebagai media promosi untuk sebuah brand? Atau mungkin untuk mem-branding diri Anda sendiri?
Ya. Kini semakin banyak pemilik brand yang mulai memanfaatkan media jejaring informasi ini sebagai salah satu media promosinya. Masalah ini rasanya tak perlu diulas lebih dalam di sini, pasalnya Anda bisa temukan berbagai brand yang sudah menggunakan twitter sebagai bagian dari dirinya.
Nah, yang menarik adalah bagaimana twitter berperan dalam membantu mengurangi angka tindakan kriminal dan pelanggaran lalulintas?
Kepolisian Seattle, Amerika Serikat, sejak akhir September 2010 lalu telah menggunakan jejaring ini sebagai sarana untuk melakukan pengejaran pencuri mobil melalui akun twitternya @GetYourCarBack.
Saat artikel ini ditulis, akunnya telah memiliki 1014 follower dan tak mem-follow siapapun. Sistem yang dilakukan saat ini hanya menyebar informasi kepada seluruh followernya tentang pencurian mobil. Dalam informasi yang disebarnya, @GetYourCarBack hanya melempar tweet berupa no polisi, tipe, merk, warna dan tahun pembuatan mobil yang dicuri.
Dalam tweet yang dilontarkan, akun itu melarang followernya melakukan kontak atau tindakan apapun kepada tersangka pencurian, hanya diperintahkan agar melaporkan atau menelpon ke no 911. Selebihnya polisi yang akan menindak lanjuti laporan tersebut.
Kendati belum ada data yang menyatakan keberhasilan sistem dan kinerja twitter dalam melakukan pengejaran pelaku pencurian, setidaknya twitter mulai berperan dalam meminimalisasi tindakan kriminal dan mempermudah penelusuran pencarian mobil yang hilang.
Lantas bagaimana dengan Indonesia?
Sejak September 2009, Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) telah menggunakan twitter sebagai penyebaran informasi situasi lalulintas khususnya DKI Jakarta melalui akun @TMCPoldaMetro.
Tapi sejak Desember 2010 lalu, Ditlantas PMJ juga memanfaatkan twitter sebagai sarana untuk menggalakkan kesadaran tertib lalu lintas. Melalui akun twitternya @TMCPoldaMetro, kepolisian mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memantau setiap pelanggaran yang terjadi.
Selain masalah pelanggaran, masyarakat juga bisa melaporkan kondisi jalan, marka jalan atau apa-pun yang kondisinya dalam keadaan yang tak semestinya dengan cara memfoto dan mengirimkan ke akun @TMCPoldaMetro.
Tak hanya itu, pihak Ditlantas pun mempersilahkan masyarakat untuk mendokumentasikan dan melaporkan semua aktifitas petugas (polisi lalu lintas) baik itu positif dan negatif.
“Silahkan difoto dan dikirimkan ke twitter kami,” ujar Kompol Indra Jafar selaku koordinator TMC dalam situs resminya.
Melalui twitter, Ditlantas PMJ coba mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam menilai, mendokumentasikan dan melakukan pengawasan secara eksternal melalui kegiatan potret Personil Ditlantas Polda Metro Jaya, sebagai wujud transparansi dan pengawasan eksternal melalui kegiatan “Perlombaan foto tertib lalu lintas”.
Ditlantas PMJ juga mengatakan bahwa, Melalui twitter pula kegiatan ini sebagai masukan yang dapat dijadikan refrensi dalam menentukan langkah-langkah atau strategi untuk memperbaiki kinerja Polri kedepannya.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

4 Responses to Seberapa Jauh Twitter Berperan Kurangi Angka Kriminalitas

  1. zaqlutv says:

    ga punya twitter, FB maupun BB ga punya pisan:mrgreen:

  2. zaqlutv says:

    emang males aja bikin account di FB/Twit..🙂
    n masih bahagia dgn symbian krn masih bingung mo beli android yg mana:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: