EURO 2012: Italia Bukan Italia

Meski gw bukan praktisi, pakar atau ahli komentator bola, tapi sedikit banyak gw punya padangan sendiri tentang pertandingan final Piala Eropa antara Italia kontra Spanyol, Senin (2/7) dini hari tadi.

Sejak peluit ditiup tanda pertandingan penentu tim terbaik dan terhebat di daratan Eropa di mulai, gw liat Italia bertanding dengan gaya yang bukan Italia banget. Berbeda saat skuat tim Biru Langit mengalahkan Inggris dan Jerman.

Bahkan, Italy sanggup mengubah gaya permainan Inggris yang cendrung cepat untuk mengikuti dan terbawa irama permainannya. Dan Inggris pun harus pulang di selangkah lagi menuju Semi Final Piala Eropa.

Mengamati 2 x 45 menit dengan injury time 3 menit, Cesare Prandelli seperti ingin menanggalkan gaya bermain Italy yang cendrung lebih berirama dan kuat di lini tengah. Andrea Pirlo yang menjadi pengatur irama permainan di lini tengah dan mengajak tim menari menggocek bola nyaris tak terlihat. Italy menerapkan permainan total menyerang dengan mengandalkan Balloteli dan Cassono di lini depan. Permainan bola-bola panjang di terapkan tim Azzuri.

Celakanya, gaya bermain itu membuat banyak celah bagi tim Spanyol untuk menguasai semua lini khususnya di lini tengah yang menjadi jantung pemainan. Dan, gol dari kepala David Silva di menit 14 memanfaatkan umpan cantik Fabregas pun mengoyak gawang Italy.

Meski tanpa striker murni di depan, Spanyol bermain luar biasa. Mereka mampu memporak-porandakan pertahanan Italy di semua lini. Dengan gaya bermain cepat dan agresif mengirim bola ke depan dengan sedikit menyerong ke tengah, tak mampu dibendung skuat Azzuri. Dan gol kedua pun tercipta lewat tendangan Jordi Alba di menit 41.

Situasi bertambah buruk saat pemain belakang Italy Giorgio Chiellini mengalami cidera dan harus ditandu keluar lapangan tanpa ada pemain pengganti.

Spanyol yang mesih punya striker yang dibangkucadangkan, Fernado Torres kian memperburuk keadaan. Fisik yang kelelahan ditambah dengan hanya dengan 10 pemain, Italy tak mampu menghadang Torres. Dengan santai Torres pun robek jala Gianluigi Buffon dan mengubah kedudukan menjadi 3-0. Dan selang 4 menit kemudian, gol keempat kembali disarangkan ke gawang Italy oleh tim Spanyol melalui kaki Juan Matta di menit ke 88.

Seandainya Italy tak menerapkan formasi permaian yang berbeda dari gaya bermain Italy sesungguhnya, mungkin situasi akan berbeda.

Tapi itulah Sepak Bola. Itulah Pertandingan. Ada yang menang dan ada yang kalah. Superioritas tim La Furia Roja tak mampu dibendung tim Azzuri.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

3 Responses to EURO 2012: Italia Bukan Italia

  1. desta arifta says:

    Pola permainan Italy tidak berubah, kemungkinan karakter dari pemain sekarang dan dulu lebih dominan lebih baik.
    dari sisi posisi juga sudah jauh berbeda karena tertuju 1 straker ( Balloteli ).
    cassano Cuma trak cepat membuat pemain belakang kualahan, tetapi kembali lagi dari permainan Spain lebih memilih Mundur dari pada mengejar cassano.
    Intinya permainan Spain positif counter attack membuat Pemain Italy malah berbalik Kualahan.

  2. Jaka says:

    ya gan bener juga,,

  3. siscaamellya says:

    Bersama Gorengan dan camilan ane nobatkan agan ini sebagai Penulis.. Heheheh.. Mau?? Mau??😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: