Nikmatnya Bersyukur

Pada suatu hari ada seorang laki-laki yang sedang kebingungan mencari-cari sesuatu di tengah jalan di depan rumahnya.

Kawannya yang kebetulan lewat bertanya;

“Anda, sedang mencari apa?”.

“Kunci..” jawab Laki-laki itu.

“Memang jatuhnya di mana kunci Anda?”

“Di dalam rumah,” jawab Laki-laki itu lagi..

“Lho, mengapa Anda malah mencarinya di luar?”

Sambil terus mencari, Laki-laki itu menjawab. “Di luar cahayanya lebih terang.”

Kisah di atas merupakan sindiran bagi sebagian besar orang yang berusaha mencari kunci kebahagiaan hidupnya di luar dirinya.

Sebagian orang menyangka kebahagiaan ada pada harta yang banyak. Pada jabatan yang tinggi. Atau pada istri yang cantik.

Kalau kebahagiaan ada pada pemilikan barang-barang seperti itu, sungguh sangat tidak adil. Karena berarti hanya orang yang kaya atau berpangkat saja yang bisa berbahagia. Padahal kebahagiaan itu ada di dalam hati, yaitu bagaimana kita bisa merasa cukup dengan karunia yang Allah berikan.

Bahagia tidak perlu punya harta banyak, asal merasa cukup dengan harta yang telah dimiliki. Bahagia tidak perlu jabatan yang tinggi. Seorang tukang sapu di pinggir jalan pun bisa merasakan bahagia bila ia merasa cukup
dengan jabatannya itu.

Yang jelas bahagia itu ada di hati kita bukan ada di mata kita. Mata bisa melihat sosok lain yang akhirnya menimbulkan iri. Pada akhirnya mengurangi rasa bahagia yang semula ada.

Nyatanya banyak orang yang telah beristri cantik malah akhirnya selingkuh karena dipengaruhi matanya. Yang dianggapnya bahagia itu bisa ada dengan sosok lain selain istrinya.

Jadi kalau sampai hari ini masih belum merasakan bahagia, galilah di dalam diri kita sendiri, dan aminkan dengan hati. Pasti akan ada, pasti akan bahagia. Itulah nikmatnya Syukur-

Sumber: Broadcast Message

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

4 Responses to Nikmatnya Bersyukur

  1. nita says:

    Setuju banget🙂 . Dengan bersyukur insyaAllah nikmat yg kita terima akan ditambahkan. Yuks bareng2 kita bersyukur sama apa yg udah kita terima saat ini🙂

  2. jakober says:

    gw pikir bukan keadaan yang membuat kita bahagia, tapi kita yang kudu membuat keadaan begimanapun jadi bahagia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: