Dunia Hiburan MotoGP, Para Pembalap Penghibur

Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di sesi tes Sepang 2013

Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di sesi tes Sepang 2013

Nonton balapan tujuannya melihat siapa yang menang. Atau harap-harap cemas jagoannya yang jadi pemenang. Nggak cuma itu, balapan juga hiburan. Hiburan bagi para penonton yang cinta dengan kecepatan apa lagi kalau ada akisi salip-salipan. Kalau balapan monoton alias urutan dari start sampai finish nggak ada perubahan, mending nonton bikers turing.

Para pembalap juga bisa disebut artis. Artis di lintasan balap. Tanpa artis, balapan sepi, yang nonton nggak banyak lagi, dan nggak ada yang mau kasih duit sponsor. Makanya para pembalap juga kudu bisa jadi entertainer. Jadi di lintasan nggak melulu mikir podium tapi gimana caranya penonton terhibur. Kalau penonton senang, rating tv tinggi, tribun sirkuit ramai, sponsor keluarkan banyak uang dan pembalap pun senang karena banyak uang.

Sejak datangnya Rossi ke MotoGP, tontonan balap motor protitipe ini makin ramai, juga penonton langsung yang ada di sirkuit penyelenggaraan. Beda dengan jamannya Michael Doohan, penonton gedrop, sepi, banyak yang pura-pura nggak peduli padahal tetap menanti atraksi-atraksi.

Rossi seperti tau apa yang dibutuhkan penonton, hiburan. Makanya dia selalu jadi penghibur. Bukan lelaki penghibur… Dari posisi berapa pun dia memulai balapan, pasti finishnya ada di urutan depan. Itu kalau nggak terjadi kecelakaan.

Dari jaman di Honda sampai ke Yamaha, Rossi selalu jadi idola, sampai-sampai ada yang bilang dia pembalap gila karena gaya balapnya yang bikin lawan-lawannya terpedaya. Sayangnya, di Ducati dia tak berdaya, karena motornya memang susah diajak kerja sama. Rossi sudah minta diubah, tapi principal Ducati nggak mau beri apa yang dipinta. Akhirnya Rossi kemabali ke Yamaha.

Hanya butuh 10 lap, Rossi sudah bisa adaptasi dengan M1 nya. Meski sudah dua tahun ditinggalkan, dari hasil sesi tes kemarin si Sepang sudah keliatan potensinya. Rossi is back.

Memang, bos baru Ducati pernah mengejek Rossi saat kembali ke Yamaha. Pak Bos bilang Darah Rossi tak cocok dengan Ducati, jadi darah Rossi dan Ducati tak bisa menyatu. Rossi sudah terlalu lama balapan dengan motor Jepang, sehingga darahnya lebih diterima oleh motor Jepang. Enggak cocok dengan motor Eropa, tepatnya Italia.

Tapi nyatanya, Dovizioso dan Hayden pun payah. Dari hasil tes di Sepang keduanya tak berdaya bahkan nyaris tak ada suara di media. Hayden dan Dovi pun minta Ducati nya segera diubah.

Musim 2013 ini balapan MotoGP kendatangan artis baru dari Moto2, Marc Marquez namanya. Gaya balap pembalap mudah ini rada mirip Stoner yang demen gelantungan di motor saat menikung. Coba perhatikan saja foto-foto hasil jepretan MotoGP, riding style Stoner seperti seekor Kanguru mau melompat jauh. Keren dahh…

Jadi hengkangnya Stoner sepertinya bukan masalah, ada Marquez yang menggantikannya. Marquez juga punya jiwa penghibur. Gaya balapnya rada nyeruntul. Tapi dia masih kudu belajar dari raja sang penghibur, Rossi. Tahun ini akan ada empat pemeran utama di pentas balapan dunia, Rossi, Marquez, Lorenzo dan Pedrosa. Selebihnya seperti cuma cameo dan figuran saja.

Tapi siapa yang tau jalannya balapan, bisa jadi yang di belakang bisa nyodok ke depan dan finish duluan. Kecuali kalau ada pembalap pesanan alias tim order.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: