MotoGP Sepang, M1 Ngos-Ngosan Ngejabanin RC213V

Duel Lorenzo dan Marquez MotoGP SepangBro en sis sekalian, ada yang menarik di MotoGP Sepang kemarin, yaitu duel antara Lorenzo dan Marquez. Ini pembalap sebangsa setanah air selalu aja terlibat pertarungan sengit. Jadi sepanjang musim 2013 ini, seperti cuma ada dua pembalap yang saling bermusuhan, jadi musuh bebuyutan, yah mereka itu.

Soalnya nih, kalau lihat Pedrosa duel dengan Lorenzo dan Rossi atau pembalap lain, kelihatannya biasa aja. Nggak menegangkan banget. Tapi kalau udah melibatkan dua pembalap senegara beda tim ini, udah kayak liat ayam aduan ditaro dalam satu kandang. Tinggal nunggu siapa yang lebih kuat. Tapi sih sejauh ini, rasanya Marquez sedikit lebih unggul. Berkat dukungan RC213V nya yang maknyuss ditambah lagi gaya balapnya yang nggak peduli dengan resiko.

Di balapan kemarin di Sepang, Lorenzo dibuat menyerah oleh Marquez. Bukan karena Lorenzo kalah skill atau kalah mental. Nggak mungkin lah sekelas Lorenzo nyerah begitu aja. Nih pembalap dijuliki si Bulldog kecil. Kalau udah menggigit, susah melepas gigitannya.

Tapi sayangnya, Yamaha M1 tunggangannya nggak ngejaban ama RC213V nya Marquez dan Pedrosa. Kalau bro en sis liat balapan kemarin, Lorenzo bisa melawan Marc hanya di beberapa tikungan saat Marc melakukan kesalahan kecil. Karena Lorenzo tahu betul apa yang akan dilakukan Marquez untuk melewatinya, makanya Lorenzo nggak mau kalah main ageresif juga. Ada celah dikit, sikaatt. Ada celah dikit, sikaaatt. Pembalap senior, lebih berpengalaman, jadi bisa membaca kesalahan kecil lawannya yang kemudian dikonversi jadi peluang… Dan terbukti cara itu ampuh untuk melawan Marc.

Ada tapinya lagi nih bro en sis, M1nya nggak selincah RC213V nya Marc. Makanya Lorenzo cuma bisa melewatin Marc saat si anak ajaib ini melakukan kesalahan. Kalau bro en sis perhatikan, Marc sering kali melewati Lorenzo dari sisi luar dan bukan pada titik Apex yang tepat, yah karena itu saat keluar tikungan dia nggak bisa menutup celah di dekat kerb. Dan itu yang dimanfaatkan Lorenzo untuk menyerang balik.

Tapi yah ituu, performa M1 nggak sebagus RC213V khususnya di pengereman. Makanya Lorenzo nggak berani late braking seperti yang dilakukan Marc. Dan ternyata benar dugaan ane, karena Lorenzo mengakui hal itu.

“Aku berusaha melakukan yang terbaik. Aku hanya bisa mencoba memaksa Marc untuk membuat beberapa kesalahan, jadi aku mencoba di setiap kesempatan. Setiap ruang,” lanjut Lorenzo.

Lorenzo bilang dia ingin bertarung dengan mengandalkan pengereman, tapi apa daya M1 nya tak bekerja seperti yang diharapkan. “Aku ingin bertarung dengan pengereman yang lebih baik. Kami berjuang banget untuk bertarung dengan mereka [Honda] tapi tak mungkin untuk melewati mereka pada pengereman. Kami hanya bisa melewati mereka pada saat perpindahan arah atau jika mereka melakukan kesalahan,” aku Lorenzo.

“Intinya, pertarungan itu sangat menyenangkan, hingga overtake terakhir dari Marc. Sampai saat pertarungan benar-benar bersih tanpa senggolan, tapi dia tak memberikan ku banyak ruang, jadi aku harus menutup throttle.”

Nahh, gimana menurut bro en sis.. Silahkan dicerna. Kalau ada yang salah ditunggu koreksinya. Semoga bermanfaat.

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

4 Responses to MotoGP Sepang, M1 Ngos-Ngosan Ngejabanin RC213V

  1. ipanase says:

    leng geleng geeleng2

  2. Sukardjo says:

    Ngga ada senggolan??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: