Kalau Saya Jadi Presiden

Setelah dua kali nonton Mata Najwa di Metrotv yang kembali mengangkat sosok lelaki energik, suara tegas dan panjang bicaranya, Baharudin Jusuf Habibie, pikiran saya terbang ke masa lalu dimana saat itu saya punya cita-cita jadi presiden RI.

Punya cita-cita jadi presiden muncul saat saya masih jadi pengecer koran di stasiun Pasar Minggu Baru dan penjual keliling di komplek perumahan Kalibata Indah.

Lulus sekolah STM, kondisi ekonomi Indonesia lagi amburadul setelah setahun sebelumnya terjadi demo besar, dimana-mana, penjarahan dan bakar-bakaran. Abis itu makin ketauan pula amburadulnya para pemimpin negeri ini.

Singkat kata, waktu lagi ngobrol ngalor-ngidul sama temen-temen yang juga penjual koran dan penjaga warung kelontong di stasiun Pasar Minggu Baru, terlontar kalimat kalau saya mau jadi presiden dengan segala peraturan yang saya buat untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat.

Jadi waktu itu, selama jadi pedagang koran saya sering berjumpa dengan beragam kalangan orang dari berbagai strata ekonomi. Saya sering miris saat ketemu pengemis apa lagi gelandangan ibu-ibu dengan anak kecil. Mau nangis rasanya. Nahh, dari situlah muncul keinginan jadi presiden buat mensejahterakan rakyat negeri ini.

Saya punya keinginan kalau saya jadi presiden saya akan potong gaji semua menteri dan anggota DPR-MPR. Termasuk gaji saya sebagai presiden dan tak lupa memotong gaji wakil presiden selama waktu yang tak bisa ditentukan.

Uang dari hasil pemotongan gaji itu rencananya untuk bayar utang Indonesia ke IMF.

Saya akan potong gaji saya sebesar 50 persen. Sementara gaji wakil presiden dan menteri serta anggota DPR-MPR dipotong sebesar 25 persen.

Selain itu, saya akan menyuruh para menteri untuk bekerja keras dan menjadikan Indonesia penguasa di sektor pangan. Kalau timur tengah kuasai minyak, Indonesia harus kuasai beras dan palawija.

Karena kalau Indonesia bisa kuasai sektor pangan dan pertanian, Indonesia akan mudah kuasai dunia. Takkan ada yang berani melawan Indonesia. Kalau ada yang berani, eksport beras ke negara mereka akan saya persulit. Hahahaa..

Yah, itulah sepenggal cita-cita gila saya dan rindu saya pada pemimpin negeri ini yang tak memikirkan, memperkaya, mensejahterakan diri dan dinastinya sendiri.

Mungkinkah..?

About Go Jay
Motivator Diri Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: