Sponsori Pebalap Indonesia Go Internasional, Cuma Rp 10 Ribu Perak, Bro..

Rp 10.000Sebenarnya rada miris juga baca berita tentang Doni Tata yang sedang menunggu datangnya orang/brand/perusahaan yang mau jadi sponsornya untuk kembali berkiprah ke Moto2. Itu artinya ada pebalap Indonesia yang memang sangat-sangat ingin berlaga di sana untuk membuktikan bahwa Indonesia Bisa.

Entah alasan apa tak ada yang mau sponsori Doni mentas lagi di Moto2. Apakah performa Doni kurang ciamik atau alasan financial karena biaya ke balapan prototype itu emang mahal bangeudd.

Melihat kasus Doni di balik masalah sponsorship, ataupun masalah biaya pembibitan pebalap muda Indonesia biar bisa mentas di kancah balap dunia, ane jadi berandai-andai dan sepertinya masuk akal dan sangat masuk akal. Cukup dengan Rp 10 ribu perak saja, maka pebalap Indonesia sudah bisa mentas di ajang balap internasional. Atau dengan Rp 10 rebu perak, Indonesia akan punya sekolah balap sekelas VR|46 Riders Academy. Read more of this post

Advertisements

Kalau Saya Jadi Presiden

Setelah dua kali nonton Mata Najwa di Metrotv yang kembali mengangkat sosok lelaki energik, suara tegas dan panjang bicaranya, Baharudin Jusuf Habibie, pikiran saya terbang ke masa lalu dimana saat itu saya punya cita-cita jadi presiden RI.

Punya cita-cita jadi presiden muncul saat saya masih jadi pengecer koran di stasiun Pasar Minggu Baru dan penjual keliling di komplek perumahan Kalibata Indah.

Lulus sekolah STM, kondisi ekonomi Indonesia lagi amburadul setelah setahun sebelumnya terjadi demo besar, dimana-mana, penjarahan dan bakar-bakaran. Abis itu makin ketauan pula amburadulnya para pemimpin negeri ini.

Singkat kata, waktu lagi ngobrol ngalor-ngidul sama temen-temen yang juga penjual koran dan penjaga warung kelontong di stasiun Pasar Minggu Baru, terlontar kalimat kalau saya mau jadi presiden dengan segala peraturan yang saya buat untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat.

Jadi waktu itu, selama jadi pedagang koran saya sering berjumpa dengan beragam kalangan orang dari berbagai strata ekonomi. Saya sering miris saat ketemu pengemis apa lagi gelandangan ibu-ibu dengan anak kecil. Mau nangis rasanya. Nahh, dari situlah muncul keinginan jadi presiden buat mensejahterakan rakyat negeri ini.

Saya punya keinginan kalau saya jadi presiden saya akan potong gaji semua menteri dan anggota DPR-MPR. Termasuk gaji saya sebagai presiden dan tak lupa memotong gaji wakil presiden selama waktu yang tak bisa ditentukan.

Uang dari hasil pemotongan gaji itu rencananya untuk bayar utang Indonesia ke IMF.

Saya akan potong gaji saya sebesar 50 persen. Sementara gaji wakil presiden dan menteri serta anggota DPR-MPR dipotong sebesar 25 persen.

Selain itu, saya akan menyuruh para menteri untuk bekerja keras dan menjadikan Indonesia penguasa di sektor pangan. Kalau timur tengah kuasai minyak, Indonesia harus kuasai beras dan palawija.

Karena kalau Indonesia bisa kuasai sektor pangan dan pertanian, Indonesia akan mudah kuasai dunia. Takkan ada yang berani melawan Indonesia. Kalau ada yang berani, eksport beras ke negara mereka akan saya persulit. Hahahaa..

Yah, itulah sepenggal cita-cita gila saya dan rindu saya pada pemimpin negeri ini yang tak memikirkan, memperkaya, mensejahterakan diri dan dinastinya sendiri.

Mungkinkah..?

EURO 2012: Italia Bukan Italia

Meski gw bukan praktisi, pakar atau ahli komentator bola, tapi sedikit banyak gw punya padangan sendiri tentang pertandingan final Piala Eropa antara Italia kontra Spanyol, Senin (2/7) dini hari tadi.

Sejak peluit ditiup tanda pertandingan penentu tim terbaik dan terhebat di daratan Eropa di mulai, gw liat Italia bertanding dengan gaya yang bukan Italia banget. Berbeda saat skuat tim Biru Langit mengalahkan Inggris dan Jerman. Read more of this post

AHM dan Repsol

Sekarang ini saya mulai merasa bingung dengan AHM. Kenapa saya merasa bingung?

Selain Yamaha dengan Yamalube nya, Astra Honda Motor (AHM) merupakan salah satu ATPM yang juga punya oli untuk motornya sendiri, yakni AHM OIL. Bahkan Honda pernah meluncurkan sebuah produk AHM Oil SPX 1 yang diperuntukkan khsus buat motor sport terbaru mereka, CBR 150R dan CBR 250R.

Tapi…. AHM kini terlihat lebih sering mempromosikan produk oli lain, tak lain dan tak bukan adalah Repsol.

Memang, Repsol adalah produsen oli pendukung atau sponsor utama tim pabrikan Honda di MotoGP. Tapi secara korporasi, Repsol merupakan sebuah produk yang dikeluarkan oleh salah satu perusahan energy dan pelumas asal Spanyol, bukan Jepang. Read more of this post

Welcome Aboard the RedBull

Hari Selasa, 15 November 2010 kemarin, rebornes kedatangan peliharaan baru sekaligus tunggangan baru yang akan menemani segala macam aktivitas rebornes, The Red Byson.

Sekitar jam 16.00, tim dari dealer Putra Buaran nganterin tunggangan baru rebornes, si Red Byson ke kediaman rebornes di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan.

Berhubung pada hari Minggu nya, tim RedBull Formula 1 berhasil menyabet gelar Juara Dunia melalui pembalapnya, Sebastian Vettel, sekalian aja si Red Byson ane namain sebagai RedBull.

Dan nama RedBull akan melekat pada tunggangan baru rebornes.

 

Welcome aboard The RedBull

TVC XEON Dan TVC New Mega Pro

Sedikit rasa penasaran dengan TVC atau iklan tv Honda untuk produk New Mega Pro. Dalam scene iklan tv tersebut, terlihat jelas kalau dua orang laki-laki sedang bersaing untuk bisa membonceng seorang wanita cantik sebagai teman makan siang. Akan tetapi, kendaraan keduanya sangat jauh berbeda.

Satu pria dengan sedan mewah cabriolet, sementara pria yang satu lagi menunggangi The Real Streetfighter, New Mega Pro 150.

Dalam iklan tv diperlihatkan kelincahan New Mega Pro melewati kepadatan lalu lintas dan mengalahkan lelaki yang mengendarai mobil mewah dalam persaingan menjemput sang gadis idaman. Read more of this post

Bagaimana Nasib Fischer MRX 650?

Setelah beberapa kali membaca postingan Kang NAdhi alonrider berjudul “Kenapa Mesin New Megelli Ngowos?” yang diposting pada tanggal 14 Juni 2010, jam 8.00 wib silam. Bahwa dalam artikel tersebut menjelaskan beberapa penyebab terjadinya peristiwa yang lumayan mengagetkan.

Kenapa mengangetkan? Ya jelas doong, setelag digembar-gemborkan bawah Megelli 250 telah mengusung mesin baru, tapi kok kejadiannya malah Ngowos di tengah lintasan. Bagus enggak lagi balapan beneran, kalo lagi balapan beneran dan Mas Bro TMC (Taufik H) yang jadi pembalapnya, bisa cilaka 27 dia.. Read more of this post