Turing GT125 Eagle Eye, Membingkai Kebersamaan Dari Tapal Kuda ke Walidwipa

Touring-GT125-Eagle-Eye---Di-Feri

Dering pesawat telepon di sudut kamar Hotel Ijen View yang kami inapi, menuntun ruh kami kembali ke alam sadar. Jarum jam tepat menunjuk angka 5, petugas hotel membangunkan kami melalui wake up call.

Ini adalah hari kedua perjalanan touring kami dengan mengendarai matik terbaru Yamaha GT125 Eagle Eye yang dikatakan Yamaha sebagai rajanya motor matik. Sehari sebelumnya, kami telah menempuh perjalanan skitar 230 km dari Kota Malang. Di hari kedua ini kami akan melanjutkan perjalanan menuju Bali. Sebuah kota yang lebih terkenal di mata para turis asing ketimbang nama negara dimana pulau itu berada. Read more of this post

Advertisements

Turing GT125 Eagle Eye, Dari Malangkuçeçwara Ke Tapal Kuda

Touring-GT125-Eagle-Eye-3

Hamparan hutan terlihat berwarna biru dan hijau dari jendela pesawat yang saya tumpangi saat terbang merendah di atas tanah kota Malang. Kota di Jawa Timur itu dikatakan para ahli sejarah namanya diambil dari gabungan tiga kata, Malangkuçeçwara (baca: Malangkusheswara) yang tertulis di dalam lambang kota itu, yakni mala yang berarti kecurangan, kepalsuan, dan kebatilan; angkuça (baca: angkusha) yang berarti menghancurkan atau membinasakan; dan Içwara (baca: ishwara) yang berarti “Tuhan”. Sehingga, Malangkuçeçwara berarti “Tuhan telah menghancurkan kebatilan”.

Saat sebagian penumpang pesawat masih menikmati pemandangan di luar melalui jendela, saya dikejutkan oleh guncangan dari roda pesawat menyentuh aspal bandara Abdul Rachman Saleh di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Itu pertanda, bahwa saya harus bersiap meninggalkan pesawat yang mengantarkan saya dari bandara internasional Soekarno-Hatta di Jakarta. Read more of this post

Review Yamaha Byson: Gak Terasa, Sudah 3 Tahun Bareng Byson

Solo Touring, Keliling Pelosok Bogor Tanpa Tujuan Jelas

Nggak berasa, ternyata sudah 3 tahun si RedBull nemenin saya keliling-keliling Jakarta – Bogor. Pernah juga sampai ke Jogja lewat Pantura.

Sebelum pakai Byson, dulu masih setia sama Honda Supra Fit N. Dari tahun 2005-2010. Soalnya itu motor awet, bandel, kuat. Malah pernah 6 bulan nggak ganti oli padahal tiap hari dipakai ngantor [Kalibata – Kedoya]. Dan nggak pernah ada masalah. Masalahnya cuma pada bodi aja yang geter luarbiasa dan berisik sangat. Kalau mesin, aman.

Read more of this post

Intip Teknologi Mio J Yang Bikin Irit dan Responsif

ImageSetelah perjalanan Mio J It’s Magic Touring Jogjakarta-Bandung, para perserta yang merupakan wartawan, blogger dan komunitas Yamaha bisa merasakan akselerasi, performa, handling dan konsumsi bahan bakarnya.

Mayoritas dari para peserta mendapatkan pengamalan berkendara yang berbeda bersama Mio J. Dirasakan Mio J lebih responsif, handling stabil dan lincah, posisi berkendara nyaman dan bahan bakar efisien. Dari perhitungan manual tim penyelenggara touring, didapat konsumsi bbm paling irit Mio J mencapai 70 km/liter bbm sementara paling borosnya 53 km/liter bbm. Read more of this post

Jajal Moyangnya Byson

Beberapa waktu lalu bareng teman-teman dari YMKI dan riders motor sport 150 cc sampai 1000 cc, jalan bareng dari Cilandak Town Square (Citos) menuju sebuah restoran di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Ya, Sunday Touring yang digagas oleh para petinggi Yamaha Indonesia diikuti sekitar 20 motor sport dari berbagai brand. Seperti Yamaha, Ducati dan Honda.

Perjalanan dari Citos berlanjut melalui Lebak Bulus, Ciputat, Pamulang, Parung dan singgah di restoran makaroni panggang di Bogor. Perjalanan sendiri dikawal oleh dua vooridjer sampai ke tujuan hingga kembali ke Jakarta (Citos). Read more of this post

Begajulan Bareng Byson

Bersamaan dengan gelaran Amazing Journey yang merupakan gelaran puncak prosesi peluncuran dua produk Yamaha, Byson dan New Scorpio, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) memberikan kesempatan kepada seluruh undangan untuk menjajal dua motor terbarunya di lautan pasir dan Savana, Bromo (25/9).

Kesempatan ini pun tak disia-siakan Rebornes, meski sangat disayangkan karena unit yang terbatas, Rebornes hanya bisa menjajal Byson di gurun pasir dan Savana dengan waktu yang singkat.

Setelah mencoba handling dan performa Byson di Sentul kecil, Bogor beberapa waktu lalu, menjajal Byson dimedan off road ternyata sangat menyenangkan. Motor sport yang disebut-sebut Yamaha sebagai The Lord of The Street ini juga tangguh diajak bermanuver di medan off road. Read more of this post

First Ride Pulsar 135 LS

Saat peluncurannya beberapa waktu lalu, PT. Bajaj Auto Indonesia selaku ATPM Bajaj di Indonesia mengatakan bahwa kehadiran Pulsar 135 LS ini diproyeksikan sebagai motornya para biker. Selain itu, BAI juga mengaharapkan dapat merubah negerinya para komuter menjadi para biker melalui generasi terbaru mereka disegmen Light Sport ini.

Merujuk pada statemen itulah pengetesan Pulsar 135 LS ini terfokus. Rebornes coba membuktikan segala ungkapan BAI yang mengatakan berbagai keunggulan motor dengan teknologi DTS-i (Digital Twin Spark-ignation). Read more of this post